Dorong Pertumbuhan Ekonomi Secara Syariah

YOGYA (KR) – PT BPRS Barokah Dana Sejahtera atau Bank Syariah BDS membuka kantor cabang di Kabupaten Kulonprogo. Rencananya kantor cabang BPRS BDS yang berada di Jalan Sugiman No 14 Pengasih Kulonprogo tersebut akan diresmikan Selasa (17/9). Dengan pembukaan kantor cabang baru tersebut, Bank Syariah BDS ingin memberikan kontribusi dan mendorong pertumbuhan perekonomian secara syariah di Kulonprogo.

“Rencana peresmian Kantor Cabang BPRS BDS akan dilakukan tanggal 17 September mendatang,” ujar Dirut BPRS BDS Edi Sunarto ketika audiensi di Redaksi Kedaulatan Rakyat, Selasa (10/9). Dalam kunjungan tersebut, dari BPRS BDS terdiri Budi Nugroho (Kacab Sleman), Anis Mu’arifah (Manajer Marketing) serta Adnan Pranowo. Diterima Pemimpin Direksi SKH Kedaulatan Rakyat Drs Octo Lampito MPd.

Edi mengatakan, meski peresmian dilakukan 17 September, tetapi sejak awal bulan ini Bank Syariah BDS telah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dengan pembukaan kantor cabang baru tersebut masyarakat Kulonprogo bisa mengakses produk untuk mensuport usahanya. “Masyarakat Kulonprogo perlu tahu Bank Syariah BDS membuka kantor cabang, karena banyak juga nasabah kami yang berasal dari Kulonprogo,” ujar Edi.

Dengan melakukan ekspansi ke Kabupaten Kulonprogo tersebut sebagai bukti jika Bank Syariah BDS punya komitmen untuk terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi lewat produk perbankan. Dalam peresmian kantor cabang tersebut, Bank Syariah BDS juga mengadakan sejumlah kegiatan, di antaranya soft launching 2 September lalu, khataman Alquran bersama seluruh karyawan BDS, pelatihan BMT dengan mengangkat tema ‘Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah’.

Selain itu diadakan pemeriksaan kesehatan gratis. Rencananya, peresmian akan dihadiri Wakil Bupati Kulonprogo, Kepala OJK DIY.

Untuk sekarang ini Bank Syariah BDS dipimpin Edi Sunarto SE, Ir Ahmad (Dewan Direksi), Ir Suranto MT dan Wildan Zia Muhammad Dani SE (Dewan Komisaris), Dr Tulus Musthofa Lc, MA (Dewan Pengawas Syariah).

– artikel telah dirilis pada Harian Kedaulatan Rakyat terbit 11 September 2019